Kuliner Pilihan Medan yang Tidak Halal: Enam Delapan Pilihan Menggugah Selera

Ruang InfoKuliner Pilihan Medan yang Tidak Halal: Enam Delapan Pilihan Menggugah Selera, Medan sebuah kota yang tak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga keragaman budaya dan kulinernya yang memikat lidah. Di balik panorama keberagaman ini, terselip ragam sajian kuliner non-halal yang tak kalah menggugah selera. Dari hidangan mie legendaris hingga soto berbumbu meriah, berikut enam rekomendasi kuliner non-halal yang patut kamu cicipi di Medan.

Kuliner Pilihan Medan yang Tidak Halal: Enam Delapan Pilihan Menggugah Selera

1. Legenda Bakmi Hock Seng: Kelezatan yang Tak Tergantikan Sejak 1932

Merupakan sebuah ikon kuliner yang telah menghiasi dunia kulinernya sejak tahun 1932, Bakmi Hock Seng terus menjadi primadona bagi pecinta mie di Medan. Kelezatan mie yang tak kenal kompromi, disajikan dengan penuh bumbu dan topping yang melimpah, menjadikannya sebagai sarapan favorit yang tak pernah gagal memanjakan lidah.

2. Bakmi Shanghai: Keanggunan Mie Khas Shanghai di Medan

Menyajikan keanggunan dan kesegaran cita rasa mie khas Shanghai, Bakmi Shanghai menjadi destinasi kuliner yang tak boleh dilewatkan di Medan. Dibawah arahan koki yang mendapat pembelajaran langsung dari ahli kuliner Shanghai, setiap gigitan mie yang segar menggambarkan kelembutan dan kehalusan yang tak tertandingi.

3. Bihun Bebek Ahong: Keunikan Mie Berpadu Lezat dengan Daging Bebek

Bihun, sejenis mie tipis dari tepung beras, menjadi pusat perhatian di Bihun Bebek Ahong. Namun, jangan terkecoh dengan kesederhanaannya, karena di balik kuah beningnya tersimpan rahasia kelezatan dengan paduan daging bebek yang melimpah. Meskipun tidak dapat dianggap halal karena keberadaan lemak babi pada bumbunya, cita rasa yang dihadirkan memikat hati para penikmatnya.

4. Soto Babi Aheng: Sajian Hangat dengan Aroma Menggoda dari Medan

Soto yang biasanya dikenal dengan cita rasa lembut seperti susu, mendapatkan sentuhan berbeda di Soto Babi Aheng. Dengan kaldu yang bersumber dari daging babi dan rempah-rempah pilihan, menciptakan harmoni cita rasa yang tak terlupakan. Setiap sendokannya memberikan pengalaman gastronomi yang menggugah selera.

5. Nasi Babi Agu: Kelezatan Tradisional dengan Nama yang Menggoda Selera

Berpadu dengan dialek Hokkien dari etnis Tionghoa, Nasi Babi Agu mempersembahkan kombinasi rasa manis, asin, dan gurih yang menjadi favorit masyarakat Medan. Dengan menu andalan Sio Bak Pui, hidangan ini tak hanya menggugah selera, tetapi juga mengundang decak kagum dari para penikmatnya.

Jangan lupa kunjungi artikel sebelumnya Kuliner Lengkong Bandung: 7 Destinasi yang Harus Kamu Coba

6. Mie Hokkien Amei: Tradisi Mie yang Tetap Terjaga Sejak 1989

Sejak 1989, Mie Hokkien Amei telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kulinernya Medan. Keaslian cita rasa orientalnya tetap terjaga, memanjakan lidah setiap pengunjungnya. Mie yang tebal dan berwarna kuning, seperti sang penjaga tradisi dalam dunia mie di Indonesia.

Itulah enam pilihan kuliner non-halal yang menggugah selera di Medan. Kelezatan dan keunikan setiap sajian menjadi alasan yang cukup untuk menjelajahi ragam kuliner khas kota ini. Jadi, siapkah kamu untuk menjajalnya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *